Apakah Kosmetik Tanpa Air Akan Menjadi Tren Baru?
Dalam beberapa tahun terakhir, tren perlindungan lingkungan telah melanda pasar kosmetik Eropa dan Amerika, seperti "bebas kekejaman"(Produk ini tidak menggunakan eksperimen hewan dalam seluruh proses penelitian dan pengembangan), "vegan" (formula produk tidak menggunakan bahan baku yang berasal dari hewan) dan produk lainnya. Produk ini digemari oleh Generasi Z di Eropa dan Amerika yang lebih memperhatikan masalah keamanan, kesehatan, dan lingkungan ekologis. Dan setelah generasi senior membuat gebrakan besar, mantra ajaib baru muncul lagi, yaitu "kosmetik tanpa air". Menurut data yang dirilis oleh WGSN (Penyedia Layanan Prakiraan Tren Inggris) dalam "Laporan Tren Kecantikan Populer Dunia 2022", penghematan air dan perlindungan lingkungan,riasan cepatKemudahan penggunaan dan keberlanjutan akan menjadi fokus utama personel R&D tahun ini.
Industri kosmetik Prancis telah memicu "tren" kosmetik tanpa air. Dahulu, hanya ada sabun batangan di rak, tetapi sekarang banyak produk padat tanpa air telah muncul, seperti sampo, rangkaian kondisioner, dan perawatan wajah yang diproduksi oleh Les savons de Joya. Bagian ini juga menyediakan masker stik dari La Rosée, dan pembersih riasan tanpa air Shea Butter dari Lamazuna, krim tanpa air Butter, dan masih banyak lagi.
Elizabeth Lavelle, pendiri agensi konsultan terkenal Utopies, telah menyatakan secara terbuka: "Saya pikir pasar kosmetik tanpa air akan terus tumbuh karena berada di persimpangan beberapa isu ekologis." Selain itu, Direktur Departemen Makeup dan Perawatan Pribadi Mintel Beauty, Vivian Ruder, juga percaya bahwa produk kecantikan masa depan harus memiliki sikap lingkungan yang jelas, menunjukkan kepada konsumen solusi merek terhadap kekurangan air dan membantu mereka mengendalikan penggunaan air pribadi mereka.
Pemasok dari Tiongkok mungkin dapat memproduksi kosmetik tanpa air untuk negara-negara Eropa dan Amerika.
Waktu posting: 24 Maret 2022