spanduk halaman

berita

Apa itu mikroekologi kulit?

perawatan kulit (2)

Mikroekologi kulit merujuk pada ekosistem yang terdiri dari bakteri, jamur, virus, tungau, dan mikroorganisme lainnya, jaringan, sel, dan berbagai sekresi pada permukaan kulit, serta lingkungan mikro. Dalam keadaan normal, mikroekologi kulit hidup berdampingan secara harmonis dengan tubuh manusia untuk bersama-sama menjaga fungsi tubuh yang normal.

Seiring bertambahnya usia, tekanan lingkungan, dan penurunan imunitas, keseimbangan antara berbagai flora kulit terganggu, dan mekanisme pengaturan diri tubuh gagal untuk melindungi diri, sehingga sangat mudah menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti folikulitis, alergi, jerawat, dan lain-lain. Oleh karena itu, mengatur mikroekologi kulit telah menjadi arah penting dalam penelitian perawatan kulit.

Prinsip-prinsip perawatan kulit mikroekologis: bDengan menyesuaikan komposisi mikroba kulit atau menyediakan lingkungan mikro yang mendorong pertumbuhan bakteri simbiosis bermanfaat pada kulit, mikroekologi kulit dapat ditingkatkan, sehingga menjaga, meningkatkan, atau mempromosikan kesehatan kulit.

 

Bahan-bahan produk yang mengatur efek mikroekologis

Probiotik

Ekstrak sel atau produk sampingan metabolisme probiotik saat ini merupakan bahan yang paling banyak digunakan dalam produk perawatan kulit untuk mengatur mikroekologi kulit. Termasuk Lactobacillus, Saccharomyces, Bifidosaccharomyces, Micrococcus, dan lain-lain.

Prebiotik

Zat-zat yang dapat mendorong pertumbuhan probiotik meliputi α-glukan, β-frukto-oligosakarida, isomer gula, galakto-oligosakarida, dan lain sebagainya.

perawatan kulit

Saat ini, perawatan kulit mikroekologis dalam industri kosmetik terutama menerapkan preparat probiotik (probiotik, prebiotik, postbiotik, dll.) pada produk perawatan sehari-hari seperti perlengkapan mandi dan produk perawatan kulit. Kosmetik mikroekologis telah menjadi salah satu kategori produk dengan pertumbuhan tercepat dalam kategori perawatan kulit karena konsep konsumen modern yang mengejar gaya hidup sehat dan alami.

Bahan-bahan paling populer dalam kosmetik mikroekologis adalah bakteri asam laktat, lisat fermentasi bakteri asam laktat, oligosakarida α-glukan, dan lain-lain. Misalnya, essence perawatan kulit pertama (Fairy Water) yang diluncurkan oleh SK-II pada tahun 1980 adalah produk representatif dari perawatan kulit mikroekologis. Bahan inti utamanya yang dipatenkan, Pitera, adalah esensi ragi sel hidup.

Secara keseluruhan, mikroekologi kulit masih merupakan bidang yang sedang berkembang, dan kita masih sedikit mengetahui tentang peran mikroflora kulit dalam kesehatan kulit serta dampak berbagai komponen dalam kosmetik terhadap mikroekologi kulit, dan penelitian yang lebih mendalam masih dibutuhkan.


Waktu posting: 29 Juni 2023